Studi formal psikologi remaja dimulai dengan publikasi G. Stanley Hall 's "Masa remaja pada tahun 1904." Hall, yang merupakan presiden pertama dari American Psychological Association , dilihat remaja terutama sebagai waktu kekacauan internal dan pergolakan (sturm und Drang). Pemahaman remaja didasarkan pada dua cara kemudian baru untuk memahami perilaku manusia yaitu teori evolusi Darwin dan Freud teori psikodinamik . Dia percaya bahwa masa remaja adalah representasi dari pergeseran filogenetik nenek moyang manusia dari yang primitif menjadi beradab. Pernyataan Hall berdiri relatif tidak terbantahkan sampai tahun 1950-an, ketika psikolog seperti Erik Erikson dan Anna Freud mulai merumuskan teori-teori mereka sendiri tentang masa remaja. Freud percaya bahwa gangguan psikologis yang terkait dengan remaja yang berbasis biologis dan budaya universal, sedangkan Erikson difokuskan pada dikotomi antara pembentukan identitas dan pemenuhan peran. Bahkan dengan teori-teori yang berbeda, tiga psikolog sepakat bahwa masa remaja adalah inheren waktu gangguan dan kebingungan psikologis. Aspek yang kurang bergolak remaja, seperti hubungan teman sebaya dan pengaruh budaya, dibiarkan diabaikan sampai tahun 1980-an. Dari 50-an sampai 80-an, fokus dari lapangan terutama pada menggambarkan pola perilaku yang bertentangan dengan menjelaskan mereka.
Informasi seputar psikologi
0 Komentar untuk "Perkembangan psikologis remaja bagian 1"